Berita Terkini

KoPi Parmas Seri 9 : Pendidikan Pemilih Sebagai Instrumen Strategis Dalam Menjaga Kualitas Demokrasi

Borong, kab-manggaraitimur.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Timur mengikuti kegiatan Kopi Parmas (Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat) Seri 9 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-NTT, dan dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, Rabu (28/1/2026).

Mengangkat tema “Pendidikan Pemilih Sebagai Upaya Memperkuat Demokrasi Substantif”, Kopi Parmas Seri 9 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas penyelenggara pemilu dalam merancang dan melaksanakan pendidikan pemilih yang berkelanjutan, efektif, serta berorientasi pada penguatan kualitas demokrasi. Narasumber kegiatan ini terdiri dari Anggota KPU Kota Kupang Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Florianus Hartono, dan Anggota KPU Kabupaten Malaka Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Ibrahim Laga.

Para narasumber memaparkan pentingnya pendidikan pemilih yang terstruktur dan inklusif guna mendorong partisipasi masyarakat yang berkualitas serta memperkuat demokrasi yang tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga substantif. Pendidikan pemilih dipandang sebagai instrumen strategis untuk membentuk pemilih yang sadar hak dan kewajibannya, kritis, serta bertanggung jawab dalam proses demokrasi.

Hadir pada kegiatan ini Ketua KPU Kabupaten Manggarai Timur, Jefri Guido Bedo, bersama Anggota, Abdul Haris, Konradus Anselmus Sandur, Muhamad Ardian, dan Syamsul A. Rahman, serta didampingi Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Manggarai Timur, Yosef Hardi Himan, dan Kepala Sub Bagian Hukum dan SDM, Viktor Jama.

KPU Kabupaten Manggarai Timur berkomitmen, akan terus meningkatkan pelaksanaan pendidikan pemilih sebagai bagian dari upaya membangun demokrasi yang berintegritas dan berkualitas. (Humas KPU Matim)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 183 kali