Berita Terkini

KoPi Parmas Seri 14 : Perkuat Kualitas Demokrasi Lewat Pengawasan Partisipatif

Borong, kab-manggaraitimur.kpu.go.id – Suasana diskusi yang hangat dan reflektif mewarnai pelaksanaan KoPi Parmas (Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat) Seri 14 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring, Rabu (4/3/2026). Mengusung tema “Pengawasan Partisipatif Sebagai Pilar Kontrol Demokrasi Publik”, forum ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi momentum refleksi tentang sejauh mana publik terlibat aktif menjaga kualitas demokrasi.

Kegiatan dibuka oleh Plh. Ketua KPU Provinsi NTT, Lodowyk Fredrik, yang dalam arahannya mengajak dan menegaskan kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota untuk selalu menjaga integritas dalam menjalankan setiap tugas dan fungsinya. “Mari kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita secara baik dan penuh tanggung jawab, dengan tetap bersemangat dan tetap menjaga tentunya yang paling utama integritas kita masing-masing”, tegas Fredrik.

Dalam sesi pemaparan materi, narasumber memaparkan materi dengan berbagi pengalaman dan perspektif lapangan. Narasumber dalam seri ini terdiri dari, Anggota KPU Kabupaten Ngada Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Saiful Amri MP Sila, dan Ketua KPU Kabupaten Malaka, Yuventus Adrianus Bere, Keduanya menggarisbawahi pentingnya membangun budaya kritis dan kolaboratif antara penyelenggara dan masyarakat, agar pengawasan tidak bersifat formalitas, melainkan tumbuh dari kesadaran bersama. Peran aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penentu agar proses demokrasi tetap berjalan sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.

Para narasumber mengelaborasikan teori-teori yang dikemukakan oleh para ahli dengan kondisi riil di lapangan berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di waktu yang lalu. Pendalaman materi tersebut diperkuat juga melalui sesi diskusi yang dipandu oleh Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Sikka, Semuel Desryanto Sing, selaku moderator dalam kegiatan ini.  Peserta dari KPU Kabupaten/Kota diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau menyampaikan usulan dan saran untuk memperkaya pemahaman terkait materi yang dibahas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Manggarai Timur, Jefri Guido Bedo, bersama Anggota Abdul Haris, Konradus Anselmus Sandur, Muhamad Ardian, dan Syamsul A. Rahman. Turut hadir Plt. Sekretaris Yosef Hardi Himan bersama jajaran Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, dan staf Sekretariat. Forum ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kualitas pemilu tidak semata ditentukan oleh prosedur dan regulasi, melainkan juga oleh keberanian publik untuk terlibat, mengawasi, dan bersuara. (Humas KPU Matim)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 7 kali