Kopi Parmas Seri ke-5 : Pentingnya Peran Kehumasan Dalam Membangun Kepercayaan Publik
Borong, kab-manggaraitimur.kpu.go.id - Penyelenggara pemilu perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk melaksanakan tahapan pemilu maupun pilkada di waktu yang akan datang. Kegiatan KoPi Parmas (Kitong Omong Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat) merupakan salah satu langkah persiapan bagi penyelenggara pemilu, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam menghadapi tahapan pemilu berikutnya. Kegiatan ini merupakan ruang bagi seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota maupun KPU Provinsi di NTT untuk beradu gagasan, berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta hal lainnya terkait kepemiluan yang diharapkan memberikan dampak positif bagi penyelenggara pemilu di NTT. Demikian salah satu poin yang dapat disimpulkan dalam sambutan anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah, saat membuka kegiatan KoPi Parmas seri ke-5, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota Se-NTT ini, mengangkat tema “Peran Bakohumas dalam Menjaga Kualitas Informasi Pemilu”. Tema yang dinilai sangat relevan dengan tantangan penyelenggaraan pemilu di era keterbukaan informasi dan pesatnya arus komunikasi digital. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab guna menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Paulina Y. B. Tokan, anggota KPU Kabupaten Lembata divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia; dan Imanuel Mau Dollu, anggota KPU Kabupaten Alor divisi Teknis Penyelenggaraan. Kedua narasumber menyampaikan materi yang komprehensif terkait peran strategis Bakohumas dalam mendukung kerja-kerja kehumasan KPU.
Dalam pemaparannya, Paulina Y. B. Tokan menekankan bahwa Bakohumas memiliki fungsi penting sebagai jaringan koordinasi dan komunikasi antar lembaga pemerintah, khususnya dalam konteks kepemiluan. Menurutnya, sinergi Bakohumas dengan unit kehumasan KPU sangat diperlukan untuk memastikan informasi pemilu yang disampaikan kepada masyarakat bersifat faktual, mudah dipahami, dan tidak menimbulkan disinformasi. Ia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia kehumasan KPU agar mampu merespons dinamika opini publik secara cepat dan tepat. Sementara itu, Imanuel Mau Dollu menyampaikan materi terkait keterkaitan antara informasi teknis penyelenggaraan pemilu dan peran strategis kehumasan. Ia menjelaskan bahwa informasi teknis pemilu harus dikemas dengan bahasa yang komunikatif agar dapat dipahami oleh masyarakat luas. Imanuel menambahkan bahwa peran kehumasan sangat penting untuk tetap menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu.
Peserta kegiatan juga mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan dan tanggapan disampaikan oleh peserta dari KPU Kabupaten/Kota se-NTT, khususnya terkait strategi menghadapi hoaks, pengelolaan isu sensitif kepemiluan, serta optimalisasi peran media sosial resmi KPU sebagai sarana edukasi publik. Melalui keikutsertaan dalam Kopi Parmas Seri ke-5 ini, KPU Kabupaten Manggarai Timur diharapkan dapat semakin meningkatkan kapasitas kelembagaan, khususnya dalam bidang komunikasi publik dan kehumasan. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kualitas informasi pemilu yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik. (Humas KPU Matim)